Rabu, 25 Juli 2018

Wiranto: Kegigihan Setan Patut Ditiru....

Mengingat kembali tentang pernyataan Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto yang meminta seluruh kadernya meniru sikap-sikap tertentu dari setan. Adapun sikap-sikap setan yang harus ditiru oleh kader Hanura, menurut Wiranto, yakni kegigihan setan dan tidak saling menjatuhkan.

Pernyataan Wiranto yang meminta kadernya untuk meniru kegigihan setan dilakukan dalam rangka usaha Hanura memenangi pemilihan umum 2014 lalu.

Ketika itu, Wiranto menjelaskan, apa yang dia maksud dengan meniru kegigihan setan adalah karena setan terus berusaha menggoda manusia tanpa mengharapkan imbalan. Setan, menurut Wiranto, juga bekerja tanpa pernah saling menjatuhkan.

Baca juga: Wiranto: Pernah Membatalkan Penunjukan Iriawan

“Kalau setan ganggu manusia tak pernah menyerah, tak pernah berhenti. Saya setuju kegigihan setan itu patut dicontoh dalam pertandingan dan ternyata setan tidak saling menjatuhkan. Tidak pernah ada kuntilanak mengganggu tuyul, masing-masing menghormati profesinya,” kata Wiranto dalam acara buka bersama di Kantor DPP Hanura, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2013), dikutip dari Kompas.

Wiranto memaparkan bahwa filosofi kegigihan setan itu ia dapat dari tausiah seorang penceramah saat dirinya berkunjung ke Kalimantan Barat beberapa waktu lalu. Penceramah itu menyampaikan bahwa manusia kalau bertanding dengan kesetanan itu bagus. Sebab, hal itu diartikan gigih, pantang menyerah, dan bukan mengikuti kejahatan yang ditawarkan setan.

Wiranto menyampaikan saat itu, Hanura saat ini sudah masuk dalam pertandingan yang waktu bertandingnya masih panjang. Wiranto pun mendorong semua mesin partai untuk gigih seperti kegigihan setan dan meningkatkan kinerja demi perolehan maksimal pada 2014.

“Intinya kita kesetanan boleh, tapi jangan ikuti setan. Manfaatkan waktu yang tersedia, sebab kalau sudah bertanding, tidak ada waktu untuk menyesali. Berhasil atau tidak merupakan buah perjuangan yang kesetanan tadi,” papar Wiranto.

Sumber Berita :