Senin, 31 Desember 2018

FPI Bantu Korban Angin Puting Beliung di Cirebon

Senin, 31 Desember 2018

Pa212.net, Cirebon
Alhamdulillah dari semalam FPI, LPI, BAT Cirebon langsung turun di lokasi Bencana Puting Beliung Panguragan-Kab.Cirebon. takziyah ke korban puting beliung yg meninggal Dunia.

siang ini Sementara Relawan baru bisa membagikan makanan siap saji dan merapihkan sisa2 bangunan yang roboh terkena puting beliung.

Sumber FaktaKini

Laskar FPI Bekasi Bagikan Logistik Untuk Korban Tsunami Di Pelosok Banten

Senin, 31 Desember 2018

Pa212.net, Pandeglang - Bagi sebagian orang, malam ini adalah saatnya berpura-pura, bersenang-senang dan berfoya-foya, karena ini adalah malam menjelang Tahun baru 2019.
Seperti LPI - FPI Bekasi, yang saat ini sedang membagi-bagikan logistik di bukit-bukit daerah Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.

Untuk mencapai ke lokasi para pengungsi di bukit ini di tempuh dengan mobil dan berjalan kaki sekitar 3 KM. Sungguh berat perjuangan mereka untuk mencapai lokasi ini.

Namun semua itu dilakukan dengan penuh keikhlasan oleh para Laskar FPI Bekasi demi membantu sesama, semata ingin meraih keridhoan Allah SWT.

sumber Faktakini

Minggu, 30 Desember 2018

Gempar, GreenLake Jakarta Keluar Lumpur Aneh

Jakarta - Viral video berdurasi 39 detik yang menyebut lumpur panas keluar dari jalan di Tangerang. Polisi menegaskan apa yang terlihat di video tersebut bukan lumpur panas.

"Itu proyek PLN itu. Bukan lumpur panas," kata Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim saat dihubungi detikcom, Sabtu (29/12/2018).

Abdul mengatakan lumpur yang keluar berasal dari galian kabel PLN. Peristiwanya terjadi Jumat malam (28/12) di Metland Puri, Cipondoh, Tangerang. 

"Untuk kejadian kemarin malam sekitar 18.30 WIB," jelasnya.


Abdul menceritakan bagaimana lumpur tersebut bisa keluar dari jalan. Lumpur keluar dari jalan akibat pengeboran tanah sedalam ratusan meter yang kemudian dimasukkan pipa.

"Proses pengerjaanya berawal dari PLN mengebor tanah sepanjang ratusan meter. Setelah dibor, pipa dimasukkan ke lubang bekas bor dengan cara pipa ditarik sepanjang ratusan meter, sehingga bersamaan pipa ditarik, keluar lah lumpur halus seperti pada video," kata Abdul.

Lumpur halus yang viral dalam video juga tidak berlangsung lama. Setelah 20 menit meluap, petugas segera membersihkan lumpur di lokasi kejadian. 

Saat ini, dia mengatakan petugas juga sudah menutup lubang yang menjadi sumber lumpur halus dengan cara mengecor dengan semen. Abdul memastikan tidak ada lagi lumpur yang keluar.

"Keluarnya (lumpur) kemarin cuma 20 menit. Hari ini sudah nggak ada. Sekarang nggak ada," kata Abdul. (idn/haf)

Sumber (detik.com)

Sabtu, 29 Desember 2018

Muhasabah Akhir Tahun

Pa212.net, Perayaan Tahun Baru Masehi merupakan ritual pesta akhir-awal tahun yang sudah membudaya di seluruh penjuru dunia. Umat Islam pun merasa minder dan aneh kalau tidak turut merayakannya.
Padahal tidak ada yang layak dirayakan sama sekali dari Tahun Baru, terlebih memang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tegas melarangnya.
Larangan merayakan tahun baru diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan an-Nasa`i dalam kitab Sunan-nya:
عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَدِمَ رَسُولُ اللهِ الْمَدِينَةَ وَلَهُمْ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ: مَا هَذَانِ الْيَوْمَانِ. قَالُوا كُنَّا نَلْعَبُ فِيهِمَا فِى الْجَاهِلِيَّةِ. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ : إِنَّ اللهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الأَضْحَى وَيَوْمَ الْفِطْرِ
Dari Anas, ia berkata: Ketika Rasulullah saw datang ke Madinah, penduduknya mempunyai dua hari yang biasa dirayakan (Nairuz dan Mihrajan). Tanya Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Ada apa dengan dua hari itu?” Mereka menjawab: “Kami sudah biasa merayakannya sejak zaman jahiliyyah.” Sabda Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya Allah telah menggantikan untuk kalian dua hari tersebut dengan dua hari yang lebih baik, yaitu hari Adlha dan hari Fithri.” (Sunan Abi Dawud kitab as-shalat bab shalat al-‘idain no. 1136 dan Sunan an-Nasa`i kitab shalat al-‘idain no. 1567).
Imam al-A’zhim Abadi menjelaskan bahwa dua hari yang dimaksud adalah hari Nairuz dan Mihrajan. Keduanya merupakan dua perayaan Jahiliyyah. Hari Nairuz adalah hari pertama dalam perhitungan tahun bangsa Arab yang diukurkan ketika matahari berada pada pada titik bintang haml/aries. Hari Nairuz dalam perhitungan tahun matahari versi bangsa Arab sama dengan hari pertama Muharram dalam tahun berdasarkan bulan (Hijriah).
Merayakan hari Nairuz artinya merayakan tahun baru matahari (Masehi). Sementara hari Mihrajan adalah hari pertengahan tahun, tepatnya ketika matahari berada pada titik bintang mizan/gemini di awal musim semi, pertengahan antara musim dingin dan panas (‘Aunul-Ma’bud bab shalatil-‘idain). Ini berarti bahwa hadits di atas dengan tegas menyatakan perayaan tahun baru masehi sebagai perayaan jahiliyyah yang harus ditinggalkan, bukan diikuti meski dengan kemasan yang agak berbeda. Hadits di atas juga hanya membatasi dua hari yang boleh dirayakan hanya pada ‘Idul-Fithri dan ‘Idul-Adlha saja.
Dalam hal ini, shahabat ‘Abdullah ibn ‘Amr sampai menyatakan:
مَنْ بَنَى بِأَرْضِ الْمُشْرِكِينَ وَصَنَعَ نَيْرُوزَهُمْ وَمِهْرَجَانَهمْ وَتَشَبَّهَ بِهِمْ حَتَّى يَمُوت حُشِرَ مَعَهُمْ يَوْم الْقِيَامَة
Siapa yang membangun rumah di negeri orang-orang musyrik, turut terlibat dalam perayaan Nairuz dan Mihrajan mereka, dan bertasyabbuh dengan mereka sampai ia meninggal, maka kelak akan dikumpulkan bersama mereka pada hari kiamat. (‘Aunul-Ma’bud kitab al-libas bab fi labsis-syuhrah).
Pernyataan Shahabat Ibn ‘Amr tersebut terkait sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Siapa yang menyerupai satu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka. (Sunan Abi Dawud kitab al-libas bab fi labsis-syuhrah no. 4033. Al-Hafizh Ibn Hajar dan al-Albani menilai hadits ini hasan).
Syaikhul-Islam Ibn Taimiyyah dalam kitabnya,Iqtidla`us-Shirathil-Mustaqim, sebagaimana dikutip Imam al-‘Azhim Abadi dalam kitab ‘Aunul-Ma’bud menjelaskan bahwa hadits ini menyiratkan haramnya tasyabbuh dengan orang kafir. Imam Ahmad ibn Hanbal di antara yang berhujjah seperti ini. Hadits ini, menurut Ibn Taimiyyah semakna dengan firman Allah Ta’ala:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai wali-wali (orang yang dekat dan dicintai); sebahagian mereka adalah wali bagi sebahagian yang lain. Siapa di antara kamu menjadikan mereka sebagai wali, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim. (QS. al-Ma`idah [5] : 51).
Wali artinya al-mahabbah al-qarb; yang dicintai dan dekat. Demikian dijelaskan oleh Ibn Taimiyyah dalam risalahnya, al-Furqan baina Auliya`ir-Rahman wa Auliya`is-Syaithan. Orang yang merayakan Tahun Baru, artinya sudah terlalu dekat, simpati, dan cinta kepada orang-orang kafir yang menjadi sumber awal perayaan tersebut. Berarti ia bagian dari mereka, meski tidak sampai kafir mutlak/murtad.
Merayakan Tahun Baru adalah Bentuk Kebodohan
Terlebih fakta ilmiah tahun baru membuktikan “kebodohan” fatal perayaan tersebut. Sebab penentuan tahun dalam kalender masehi benar-benar tidak mencerminkan tahun yang sebenarnya. Klaimnya, kalender masehi dirujukkan pada peredaran bumi mengelilingi matahari yang lamanya 365 hari 5 jam 48 menit 45,1814 detik. Kalau kemudian ditetapkan satu tahun 365 hari, tentu itu bukan tahun yang sebenarnya, sebab masih kurang sekitar 6 jam.
Kekurangan tersebut kemudian dibulatkan pada tahun kabisat (setiap 4 tahun sekali) menjadi 366 hari dengan menambahkan satu hari pada Februari menjadi 29 hari (seperti pada tahun 2012). Itu pun untuk tahun yang yang bisa dibagi 100 (seperti tahun 1900) bukan tahun kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400 (seperti tahun 2000). Jadi kalau tahun baru dirayakan setiap tahun oleh bangsa Barat dan pengekornya pada tanggal 1 Januari jam 00.00, sebenarnya itu adalah perayaan palsu. Sebab pada jam tersebut hitungan sebenarnya belum genap satu tahun.
Hitungan menjadi genap satu tahun kalau sudah ditambahkan sekitar 6 jam untuk tahun pertama sesudah kabisat (contoh 2013. Tahun kabisat sebelumnya 2012). Jadi yang benar bukan jam 00.00 tahun baru pada 2013 itu, melainkan “sekitar” jam 06.00 pagi. Untuk tahun kedua sesudah kabisat (2014) “sekitar” jam 12.00, tahun ketiga (2015) “sekitar jam” 18.00, dan tahun kabisat berikutnya (2016) baru sekitar jam 00.00. Penyebutan “sekitar” itu disebabkan memang tidak bisa dipastikan, karena berdasarkan hitungan resminya lebih dari 365 hari itu adalah 5 jam 48 menit 45,1814 detik atau kurang dari 6 jam. Tetapi itu semua tidak menjadi problem bagi para penganut kalender masehi, sebab mereka sudah tidak peduli dengan “kebenaran”, yang penting ramai. Jadi sebenarnya jika mereka benar-benar ingin merayakan Tahun Baru 2014, semestinya bukan tanggal 1 Januari jam 00.00 wib, tetapi jam 12.00 siang.
Kepalsuan lainnya, tahun baru masehi dirayakan setiap jam 00.00 tanggal 1 Januari. Di Madura dirayakan jam 00.00, di Surabaya, Bandung, dan Jakarta juga jam 00.00, padahal posisi matahari pada jam 00.00 di keempat daerah tersebut tidak mungkin sama. Ketika di Madura pada jam 00.00 matahari sudah dinyatakan masuk tahun baru, maka pasti di Surabaya, Bandung, Jakarta sampai ke Barat di Sumatera, posisi matahari belum sampai pada fase tahun baru. Gambaran sederhananya, ketika di Madura sudah adzan Maghrib karena matahari sudah terbenam, di Surabaya belum, demikian juga di Bandung dan Jakarta. Beda waktu tempuh matahari antara Madura-Surabaya 3 menit, Madura-Bandung 24 menit, Madura-Jakarta 27 menit. Jadi semestinya jika di Madura ditiup terompet jam 00.00, di Surabaya jam 00.03, di Bandung jam 00.24, dan di Jakarta jam 00.27.
Hal ini berbeda dengan penghitungan tahun Islam (Hijriah) yang didasarkan pada fakta yang sebenarnya. Satu tahun terdiri dari 12 bulan (QS. At-Taubah [9] : 36). Satu bulan itu sendiri didasarkan pada penghitungan yang sebenarnya, yakni dari mulai bulan sabit, bulan purnama, sampai bulan mati. Maka tanggal 1 Muharram, betul-betul mencerminkan bulan yang baru berumur 1 hari. Bulan Muharram 29 hari dan Shafar 30 hari, benar-benar menunjukkan usia bulan di kedua bulan tersebut yang 29 dan 30 hari. Sehingga kalender Islam tidak perlu dikoreksi dengan tahun kabisat. Berbeda dengan tahun masehi, tanggal 1 Januari tidak mencerminkan hari pertama dari bulan baru. [AW/PERSIS, Dr. Nashruddin Syarief M.Pd.I]

Jumat, 28 Desember 2018

Aksi Bela Uyghur di Surabaya, Ribuan Ormas Gelar Aksi di Depan Konjen China





Aksi Bela Uyghur diSurabaya


28 Desember 2018 - PA212.net

Ribuan ormas yang tergabung dalam Solidaritas 'Ormas Islam Kota Surabaya' menggelar aksi di depan Konjen China, Jalan Mayjen Sungkono, Jumat (28/12/2018).

Mereka terdiri dari Muhammadiyah, FPI Surabaya, LDII, Al Irsyad, GUIB menolak upaya intimidasi kekerasan umat Islam yang ada di Uighur. Mereka melakukan longmarch dari Islamic Center menuju ke Konjen China.

Dengan membawa bendera kalimat tauhid dan spanduk, mereka berjejer hampir memenuhi Jalan Mayjen Sungkono mulai dari depan Bank Mualamat hingga Jembatan penyebarangan depan Vida. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan: "PRC Is Terrorist" dan 'Usir Dubes China Dari Indonesia'. Mereka juga sesekali mengucapkan kalimat takbir "Allahu Akbar, Allauh Akbar.

Koordinator Aksi Solidaritas Ormas Islam Kota Surabaya M Arif'an mengaku aksi ini solidaritas kemanusiaan terhadap umat muslim yang ada di Uighur.


"Kami menolak upaya intimidasi dan upaya kekerasan kepada umat islam yang ada di Uighur di sana. Tak hanya umat Islam saja, semua umat agama yang ada di sana, kami menolak kekerasan," tambah Arif'an.
Hingga pukul 15.00 WIB, mereka terus berorasi dan ingin bertemu dengan perwakilan Konjen China.
5 lajur di Jalan Majyen Sungkono, hanya bisa digunakan satu lajur. Akibatnya, arus lalu lintas dialihkan untuk menghindari kemacetan. Sebab, macet terjadi hingga Jalan Aditiyawarman.

Sementara aksi ini dikawal ketat kepolisian. "Dalam mengawal aksi ini, perintahnya tetap mengunakan satu lajur. Dan kita membuat pengalihan arus lalu lintas," kata KBU Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Mochammad Suud



Arus lalu lintas dari Jalan Mayjen Sungkono yang mengarah ke Bundaran Satelit dialihkan dari depan Ciputra World menuju Jalan Dwiponggo menuju ke Dukuh Pakis. Kemudian menuju Islamic Center danke traffic light Majyen Sungkono.

sumber : detik.com https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-4362547/ormas-islam-surabaya-aksi-solidaritas-muslim-uighur-di-konjen-china

Diambang Kebangkrutan, Kesepakatan Baru Presiden Jokowi Selamatkan Freeport.




28 Desember 2018

PA212.net - Dalam penurunan yang lambat dan stabil, Freeport-McMoRan (FCX) telah mengalami 50% dari harga sahamnya menguap, hingga kini $10.40 lemahnya harga saat ini adalah akibat dari harga tembaga jatuh ke $ 2,80 / lb (0.453kg) dari $ 3,20 / lb awal tahun ini, serta kekhawatiran publik tentang perang perdagangan dan tarif dengan China, dan kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga yang menyebabkan perlambatan ekonomi, serta kekhawatiran publik atas fakta bahwa Perusahaan ini akan mengalami tahun transisi tambang Grasberg pada tahun 2019, yaitu berakhirnya kesepakatan Freeport dan beralihnya kepemilikan Grasberg ke pemerintah Indonesia.

Pandangan pasar terlalu pesimis terhadap saham dan tembaga karena kelemahan pasar secara umum. Harga tembaga mencapai titik terendah tahunan dan harga rendah di bawah $ 3 / lb menunda proyek pertambangan di masa depan. LME Inventories (London Metal Exchange) sedang dalam posisi terendah selama beberapa tahun terakhir. sementara salah satu penambang tembaga terkemuka seperti Freeport-McMoRan sedang melalui periode output yang lebih rendah rendah lagi, hal ini tentu saja memicu kebangkrutan Freeport-McMoRan. 


Freeport mengumumkan kesepakatan baru yang sudah lama ditunggu-tunggu dengan Indonesia.

Tapi, kisah drama Freeport-McMoRan (FCX) Indonesia berakhir. Freeport McMoran telah mengumumkan bahwa mereka menyelesaikan transaksi dengan pemerintah Indonesia. Sekarang, Freeport dan Indonesia mengikat kesepakatan baru. Saham perusahaan di Freeport Indonesia adalah 48,8%. Freeport akan mempertahankan kepentingan ekonomi Freeport Indonesia sebesar 81,28% hingga 2022, meniru pengaturan sebelumnya dengan Rio Tinto (RIO), yang menjual sahamnya ke Indonesia.

Inilah poin-poin penting dari kesepakatan:
1. Freeport Indonesia menerima lisensi pertambangan khusus baru untuk melakukan operasi Grasberg hingga tahun 2041.    Secara teknis, lisensi ini diperpanjang hingga 2031, dan tambahan sepuluh tahun diberikan pada saat pembangunan smelter baru dan memenuhi kewajiban fiskal kepada pemerintah Indonesia.
2. Smelter akan dibangun dalam waktu lima tahun sejak penutupan transaksi ini. Beban membangun smelter akan didistribusikan sesuai dengan saham pemegang saham di Freeport Indonesia.    

Kesepakatan menetapkan ketentuan fiskal berikut:

a) tarif pajak penghasilan perusahaan 25%,
b) pajak laba 10% atas laba bersih,
c) 4% royalti untuk tembaga, dan
d) 3,75% royalti untuk emas.  

3. Freeport Indonesia dan kementerian lingkungan hidup Indonesia membentuk kerangka kerja untuk peningkatan berkelanjutan dengan berbagai inisiatif dan studi.

Ternyata Freeport akhirnya dapat menangani tekanan tentang dampak yang ditimbulkan  pada alam dan lingkungan, yang secara teknis tidak mungkin dipenuhi – kesepakatan dibuat lebih lunak dengan kata “dengan berbagai inisiatif dan studi” guna memudahkan Freeport memenangkan deal ini.
Kemajuan dealing Grasberg.

Freeport-McMoRan telah menunjukkan kemajuan yang signifikan pada negosiasi dengan pemerintah Indonesia. Proyek Grasberg adalah salah satu asset terpenting dari Freeport-McMoRan, dan perusahaan tersebut berhasil menanganinya dengan kesepakatan yang mudah. Disaat yang sama, perusahaan tersebut mendapatkan hak sampai tahun 2041 yang dapat meminimalisasi fleksibilitas pada cash-flow di asset ini.
Sekarang setelah kesepakatan selesai, semua spekulasi mengenai potensi nasib Grasberg akan berakhir, yang sangat penting karena tahun depan akan menjadi tahun transisi yang menantang bagi Freeport karena Grasberg akan beralih dari penambangan terbuka ke penambangan bawah tanah.

Artinya, masa depan cash-flow Freeport-McMoran dari proyek Grashberg telah terjamin. (SyS)
Sumber Data : seeking alpha, business insider, investorfcx.com

Kamis, 27 Desember 2018

Prabowo Difitnah Joged Rayakan Natal,

Kamis, 27 Desember 2018
Pa212.net,Jakarta - Kontroversi beredarnya foto dan video Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sedang merayakan Natal terus disebarkan oleh kubu anti Prabowo, dan Prabowo mereka tuduh sedang merayakan acara Natal.
Hal itu langsung ditanggapi oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kubu Koalisi Petahana yang menghimbau jangan gunakan isu SARA dalam menyerang Prabowo.


Teddy Yulianto Caleh PPP menghimbau seluruh pihak untuk tidak ‘bermain’ isu SARA dalam berpolitik.

“Merupakan tanggung jawab bersama mengajarkan masyarakat bagaimana berdemokrasi dan berpolitik yang baik dan santun,” kata caleg PPP ini, Kamis (27/12/2018).

Video capres Prabowo Subianto sedang berjoget di acara Natal keluarga diunggah keponakannya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara. Sara menegaskan Prabowo hadir setelah ibadah dilaksanakan. Dia menyebut, itu joget biasa.

“Itu acara yang dilakukan setiap Natal di rumah sesepuh kami, yaitu kakak dari Ibunda Pak Prabowo dan Pak Hashim. Pak Prabowo hadir setelah ibadah pada saat kami ada makan malam bersama sanak saudara,” kata Sara.

Anggota DPR RI ini menjelaskan mengenai joget yang sempat diunggahnya di Instagram Story-nya, tidak bersifat kerohanian. “Karena ini keluarga keturunan Minahasa/Manado, kami ada nyanyi-nyanyian dan berpoco-poco. Lagu yang dimainkan di acara makan malam bukan lagu rohani,” tuturnya.

Sumber: poskotanews

Kolaborasi FPI dan TNI Bantu Korban Tsunami

Berkah Silaturrahmi PANGDAM III Siliwangi Jabar, Danrem Banten, Dandim Lebak dkk

Saat itu Ketua DPD FPI Banten KH.Fakhrurrozy Bercerita Tentang Keadaan POSKO 1 & 2 FPI Banten

Alhamdulillah Logistik smpe hari ini Cukup Banyak namun Kekurangan Armada Pengangkut logistik ke Kampung2 Yg terkena bencana & Tenda sangat di butuhkan...
 
Saat itu pula IMAM FPI Banten minta kepada Pangdam untuk Membantu armada & tenda


Alhamdulillah seketika Pangdam merintahkan Bawahannya agar Memberikan permintaan tersebut kapan saja FPI Membutuhkan untuk memperlancar bantuan sosial

Foto: Silaturahmi tersebut dan Pemasangan tenda di posko induk 2 HILMI FPI & TNI

Allahu Akbar ✊🏼✊🏼✌🏽✌🏽

sumber : faktakini.com

Rabu, 26 Desember 2018

Isu "Prabowo Rayakan Natal" = Hoax! Itu Foto Acara Gerindra 2013 Dan Prabowo Hadir Sebagai Ketumnya, Bukan Merayakan Natal

Rabu, 26 Desember 2018

Faktakini.com, Jakarta - Terkuak sudah, bahwa foto "Prabowo Sedang Merayakan Natal" Ternyata hanyalah hoax dan fitnah belaka!
Ternyata itu foto lama, foto acara Natal Partai Gerindra, dan Prabowo saat itu datang sebagai tamu Undangan karena beliau adalah Ketua Umum Partai Gerindra, jadi fitnah belaka yang bilang itu foto "Prabowo Sedang merayakan Natal".

Foto capres Prabowo Subianto memegang lilin dalam sebuah perayaan Natal ramai diperbincangkan di media sosial. Gerindra pun akhirnya menjelaskan peristiwa dalam foto itu dan membantah hoax dan fitnah Prabowo merayakan Natal.

Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengungkapkan foto itu diambil pada 2013. Saat itu, Prabowo menghadiri perayaan Natal yang digelar oleh Partai Gerindra di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

"Jadi itu menghadiri perayaan Natal Partai Gerindra di Hotel Kartika Candra tahun 2013. Pak Prabowo hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketum Partai Gerindra," ujar Andre saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/12/2018).


"Jadi Pak Prabowo bukan merayakan Natal sebagai umat Kristiani," imbuhnya.

Andre mengatakan Partai Gerindra memiliki sayap partai yang mengakomodasi kader-kader beragama Nasrani. Sayap partai itu bernama Kristen Indonesia Raya (Kira).

"Nah itu acara yang digelar untuk Kira itu. Pak Prabowo hadir didampingi Pak Hashim dan Pak Djoko," ujar dia.

Andre menegaskan apa yang dilakukan Prabowo itu bukanlah bagian dari bentuk peribadatan. Untuk diketahui, kegiatan menyalakan lilin memang biasa dilakukan saat misa atau kebaktian Natal.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu juga menjelaskan apa yang dilakukan Ketum Partai Gerindra tersebut bukanlah hal yang istimewa. Andre mengatakan ikut merayakan Natal biasa dilakukan kepala institusi atau lembaga negara di Indonesia.
"Jadi bukan ibadah. Dan acara itu biasa aja, setiap institusi biasa menggelar itu. DPR/MPR juga biasa melakukan itu. Nanti yang pegang lilin juga Ketua DPR dan Ketua MPR. Itu biasa," kata Andre.

"Ya biasalah ya, ini pilpres. Jadi semua digoreng - goreng," imbuhnya.

Dalam foto yang beredar itu, Prabowo tampak memegang lilin yang menyala. Dia berada di tengah, diapit oleh elite Partai Gerindra lainnya, yakni Hashim Djojohadikusumo dan Djoko Santoso.

Tampak banner besar di belakang mereka dengan tulisan yang terlihat dalam foto "Partai Gerindra 'Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup' (Yohanes 14: 6a) Pdt. Ruffy A".

Sumber detik

Data Terbaru Tsunami Selat Sunda 429 Tewas 16 Ribu Mengungsi

Pa212.net -- Jumlah korban meninggal korban tsunami Selat Sundadi Banten dan Lampung untuk sementara berjumlah 429 orang. Data ini masih mungkin akan terus bertambah mengingat pendataan masih terus dilakukan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, data ini tercatat hingga, Selasa (25/12) pukul 13.00 WIB atau hari H+3.

"Total 429 orang meninggal. 1.485 luka-luka, 154 orang hilang dan 16.082 orang mengungsi," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta.


Menurutnya data ini terus berubah karena Tim SAR gabungan terus menyisir lima kabupaten di Banten dan Lampung yang terdampak tsunami.


Sejauh ini Kabupaten Pandeglang di Banten jadi wilayah yang paling parah terdampak tsunami. Wilayah lain yang terdampak adalah Kabupaten Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.

Tsunami di Selat Sunda diyakini dipicu oleh longsor oleh bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang ada di tengah laut. 


Tsunami datang tanpa peringatan dini dan tanda-tanda alam seperti surutnya air laut di pantai.

Sampai saat ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika masih mengimbau warga untuk tidak beraktifitas di kawasan pesisir terutama di Selat Sunda.


Sumber CNN

Selasa, 25 Desember 2018

Pak Mukri Korban Tsunami Di Carita Wakafkan Rumahnya Jadi Markas FPI

Selasa, 25 Desember 2018


Pa212.net, Pandeglang - Cerita mengharukan muncul saat Relawan HILMI - FPI Banten membantu para korban Tsunami di Kampung Sambolo, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (25/12/2018).

Rumah seorang warga  bernama Pak Mukri yang telah dibersihkan oleh para Relawan HILMI - FPI, kini atas permintaan Pak Mukri telah menjadi Posko Cabang FPI untuk membantu para korban Tsunami

Pak Mukri yang berusia 57 tahun dan memiliki tiga orang anak, mengaku sangat terharu dan kagum dengan kegiatan sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh HILMI - FPI.

Karena para Relawan HILMI - FPI dengan ikhlas dan penuh semangat telah membantu para korban Tsunami, serta
membersihkan rumah-rumah warga termasuk rumah Pak Mukri.

Maka itu Pak Mukri bertekad untuk mewakafkan rumahnya untuk menjadi Markas FPI.

Pak Mukri segera diangkat menjadi Ketua DPRa FPI dan siap habis-habisan mendukung perjuangan FPI khususnya di Kampung Sambolo, Desa Sukarame Kecamatan Carita. Allahu Akbar!
Ustadz Matsuni Kaloko dari DPP FPI yang berada di lokasi menyatakan, di wilayah Desa Sukarame ini masih banyak jenazah yang belum dievakuasi, terbukti tadi pagi anggota TNI menemukan tiga jenazah.

Ustadz Matsuni atau biasa dipanggil Ustadz Sonny menyatakan, "FPI terus melakukan apa yang bisa kita lakukan di lokasi bencana ini. Selain terus salurkan bantuan, kita bersihkan Masjid, Musholla, rumah-rumah warga dan lain-lain."

Ustadz Sonny menyatakan dalam membantu korban Tsunami dan bencana alam , FPI tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus bekerjasama dan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.

"FPI sendiri tidak bisa, semua elemen harus turun, karena FPI tidak mengenal agama dalam melakukan bantuan kemanusiaan, semua warga kita bantu apapun suku dan agamanya, kebetulan korban di Carita ini muslim, maka tentu kita bantu", tutup beliau.

Saksikan wawancara selengkapnya dengan Pak Mukri dan Ustadz Matsuni Kaloko, segera di FRONT TV

Foto: Pak Mukri mengenakan topi Tauhid berwarna hitam saat diwawancarai oleh FRONT TV, dan disampingnya adalah Ustadz Matsuni Kaloko (Topi baret FPI), di Kampung Sambolo, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Pandeglang Banten, Selasa (25/12/2018).

Sumber : Faktakini

PLN Gerah, Tiang Listrik di Tengah Jalan Viral, Langsung Dipindah

Tiang listrik viral dicabut (Instagram@infodenpasar)
Pa212.net - Viral tiang listrik di tengah jalanan beraspal daerah Jl Labuan Sait, Pecatu, Bali membuat PLN gerah.
Setelah viral dan menjadi bahan olok-olokan di media sosial, pihak terkait cepat mengatasi.
PLN sektor Bali bergerak cepat mencabuti tiang listrik yang berada di tengah jalan.
Deretan tiang listrik lantas dipindah ke pinggir jalan agar tak mengganggu lalu lintas.

Foto-foto reaksi PLN ini diunggah ke akun Instagram @infodenpasar.
Dalam beberapa foto terlihat pekerja PLN berupaya mencabuti tiang listrik.
Nah, tapi dalam foto di slide terakhir ternyata memampang jelas kondisi jalan sebelum di aspal lho.
Menggunakan pantauan satelit Google Maps, sebelum di aspal posisi tiang listrik memang berada di pinggir jalan.

Namun, mungkin karena di aspal sekaligus pelebaran jalan, jadinya tiang listrik 'bersalah' karena berada di tengah.
Sebelumnya diberitakan, pemotor Honda Scoopy yang menjajal jalan Labuan Sait, Pecatu, Bali dengan merekam video.
Dalam videonya, pemotor nampak kebingungan dengan posisi tiang listrik yang berada di tengah jalan.
Dia melaju secara zig-zag memperlihatkan tiang listrik berada di tengah jalan.
Tapi setelah ada informasi lanjutan, pihak PLN cepat tanggap mencabut dan memindahkannya ke tepi jalan.
Sayangnya, dalam hal ini bukan tindakan responsif yang dibutuhkan. 
Melainkan perencanaan dan koordinasi yang cermat antarinstansi yang berkepentingan sebelum proyek dilaksanakan. 

Bukan begitu?
Simak foto dan videonya di bawah ini dari akun Instagram @infodenpasar serta @wonogirikita:

Sumber : Otomotif

Senin, 24 Desember 2018

FPI SIBUK EVAKUASI KORBAN TSUNAMI, PENDUKUNG PDIP MALAH BENTROK DENGAN PPP

Saat FPI disibukkan jadi relawan di Banten, dua kubu partai pendukung PDIP malah  bentrok dengan Partai PPP akibat atribut partai yang dirusak.

Sampai saat ini, kedua kubu partai pendukung tersebut masih memanas, dan di informasikan banyak titik rawan bagi para pengguna jalan.

Dikabarkan, semua laskar baik PDIP maupun PPP (versi romy dan Jan farid) keluar semua ke jalan utama, dan potensi bentrokan kedua kubu partai PDIP dengan PPP akan terjadi.

Diketahui sebelumnya, hari ini, 23 Desember 2018 ada berbagai event yang menjadi titik kerawanan massa, yakni;

Untuk Wilayah Utara, Kawasan Sleman pertigaan Khittah. Deklarasi Laskar Saddam Hussein, dan Seminar pendidikan politik oleh DPC P3 (P3 Romy) kota, peserta se-DIY di Amongrogo.

Sedangkan di wilayah Selatan Kawasan Bantul (Srandakan) ada Kegiatan PDI Laskar Tentara langit se-DIY.

Adapun potensi terjadinya bentrokan, dikabarkan ada di titik – titik rawan yang bersinggungan, seperti simpang empat Dongkelan, simpang tiga Njodog, simpang tiga sapu angin, simpang tembi, dan seputaran ringroad selatan.

Bentrokan dua kubu awalnya terjadi terjadi di Jl. Kemasan Kotagede Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jum:at (21/12/2018) pukul 23.00 wib.

Bentrokan terjadi diakibatkan adanya perusakan alat peraga (atribut) kampanye partai PDIP dan PPP. Tak terima atribut partainya dirusak, kedua kubu partai tersebut langsung turun ke jalan dan terjadi tawuran.

Kerusuhan bukan hanya di DIY, tetapi merembet ke Utara perempatan menuju Jl. Kemasan.

Sampai saat berita ini diturunkan, konsentrasi massa masih berlangsung, dan pihak kepolisian bersama koramil setempat sudah tiba di TKP.

Sumber:Radar Pribumi

Peduli Bencana Tsunami di Banten dan Lampung Selatan


PA 212 Peduli Bencana Tsunami, Banten dan Lampung Selatan *

Tsunami telah melanda Banten dan Lampung selatan pada Sabtu (22/12/2018), data BNPB sementara, sebanyak 281 orang meninggal dunia, 1.016 luka-luka dan 57 orang masih dinyatakan hilang dan 11.687 orang mengungsi. Dengan demikian Bantuan darurat sangat dibutuhkan.

Ayo! mari bersama kita bantu saudara Se-bangsa dan Se-tanah air yang saat ini sedang berduka dilanda musibah tsunami di Banten & Lampung Selatan.

*Kepedulian Dan Bantuan Anda Meringankan Beban Mereka...*

💸 Kirimkan bantuan/donasi terbaik anda melalui PA 212 :
*💳 No Rek Bank Syariah Mandiri 711 303 6367 a.n Bondan Seto* (Kode Bank 451)
_Konfirmasi Setelah Transfer 0817 219 632_

📦 Donasi Berupa Barang bisa dikirim melalui :
*🏬 Sekretariat PA 212*
_Jl. Condet Raya No.16, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur._
_(50 Meter dari Sate Tegal Abu Salim)_

*📱Contact Person:*
0815 7457 4747 (Akmal)
0811 8956 188 (Byan)

*#PrayForBanten*
*#PrayForLampung*

*Follow Us:*
Web : 
www.pa212.net
Youtube : 
Spirit 212 pa212

Tsunami Di Selat Sunda, Media Asing Soroti Tak Ada Peringatan Dini

Senin, 24 Desember 2018


Pa212.net, Jakarta - Tsunami yang menerjang kawasan pesisir Selat Sunda,
Sabtu (22/12) masih dipertanyak sejumlah pihak. Lantaran tidak adanya peringatan kebencanaan dari tsunami yang disebabkan oleh aktivitas vulkanologi erupsi Anak Krakatau tersebut.

Hal itu juga yang menjadi sorotan media asing, NBCnews dalam laporannya Ahad (23/12) waktu setempat berjudul 'Mengapa tsunami menerjang Indonesia tanpa peringatan".

Direktur Pusat Penelitian Tsunami  Universitas California Selatan Costas Synolakis menyebut tsunami yang terjadi di pesisir wilayah Banten dan Lampung tersebut bukanlah tsunami pada umumnya yang terjadi karena aktivitas tektonik atau gempa bumi. Tsunami kali ini terjadi etapi karena aktivitas vulkanik.

Sementara sebagian besar tsunami didahului aktivitas seismik yang memungkinkan untuk dilakukan beberapa peringatan. Namun sayangnya, para ahli menyebut rangkaian faktor menyebabkan dampak bencana terjadi saat tsunami melanda.

Tsunami yang terjadi antara pulau Jawa dan Sumatera itu diketahui disebabkan Anak Gunung Krakatau yang telah aktif sejak Juni. Setidaknya ada dua teori yang menyebabkan letusan memicu tsunami, pertama, yakni tanah longsor di bawah air atau semburan lava cair yang menyebabkan perpindahan. Namun para ahli mengatakan kemungkinan bersar gelombang dipicu oleh tanah longsor.

"Ini bukan tsunami biasa. Ini adalah tsunami vulkanik, itu tidak memicu adanya peringatan. Jadi dari sudut pandang itu, Pusat Peringatan Tsunami pada dasarnya tidak berguna," ujar Costas Synolakis.

Synolakis melanjutkan, karena dekatnya Anak Krakatau dengan pantai, tsunami pada Sabtu (23/12) kemarin kemungkinan melanda 20-30 menit setelah terjadi aktivitas volkanologi.

Profesor emeritus ilmu bumi di Universitas Northwestern, Emile Okal menyebut gunung berapi adalah sesuatu yang terus hidup. "Ini adalah sesuatu yang secara geologis tidak dalam kondisi stabil kapanpun," ujar Emile, yang telah mempelajari tsunami selama 35 tahun.

Menurutnya, aktivitas gunung akan menjadi tanah longsor, dan jika gunung berapi tersebut berada di bawah iar maka akan menggusur air dan membuat gelombang. Okal mengatakan untuk mendeteksi tsunami dengan benar, maka Indonesia perlu menghabiskan sekitar satu miliar dolar untuk teknologi dan tenaga sepanjang waktu di sepanjang wilayah pesisirnya. Menurutnya, bahkan pada saat itu bukan jaminan bahwa peringatan akan datang pada waktunya.

Namun kata dia, fakta bahwa tsunami disebabkan oleh gunung berapi dan bukan gempa bumi sebagai satu-satunya alasan, hal itu sangat mematikan. "Sangat buruk bahwa ini terjadi pada malam hari, tampaknya, untuk menambah pada cedera, ini terjadi saat air pasang. Semuanya sama, bahayanya akan meningkat," kata Okal.

Ini bukan pertama kalinya Anak Krakatau menyebabkan kerusakan di Indonesia, menurut Synolakis. Pada tahun 1883, gunung berapi itu menghancurkan wilayah yang sama selama masa aktivitas gunung berapi.

"Itu tidak diharapkan tetapi tidak terduga untuk terjadi letusan yang dapat menciptakan longsoran dengan cara yang sama yang dipicu 175 tahun yang lalu," katanya.

Synolakis juga menanggapi pernyataan salah satu pendiri Pusat Penelitian Tsunami Indonesia, Gegar Prasetya, yang mengatakan tsunami tidak terlalu besar. Namun masalahnya adalah orang selalu cenderung membangun dekat dengan garis pantai

Synolakis mengatakan itu tidak realistis untuk mengharapkan semua orang meninggalkan pantai, namun ia menekankan bahwa mereka yang berada di daerah berisiko tinggi harus menyadari potensi serius untuk bencana.

"Jika Anda berada di pantai - di mana Anda seharusnya berada, nikmati pantai, tetapi jika Anda melihat sesuatu yang aneh, gemetar atau perilaku aneh, lari saja," katanya.

Foto: Laskar FPI Banten di lokasi terdampak Tsunami di Cibaliung, Ahad 23 Desember 2018

Sumber: Republika